Perkara Nama

Assalamu’alaikum

Nama adalah doa. Karenanya para orangtua selalu memberi nama terbaik kepada anaknya. Dengan harapan nama tersebut menjadi untaian doa bagi kehidupan sang anak.

Read More »

Advertisements

Berdamai Dengan Alam

Assalamu’alaikum

Hujan turun menyapa bumi. Menjadikan lereng tanah menjadi licin. Tapi langkah-langkah itu tak serta terhenti. Langkah dua puluh pasang kaki yang tetap dikuatkan. Meski penat telah di ujung ubun-ubun. Sayup-sayup suara siamang bersahutan dibalik pepohonan. Matahari mengintip malu dibalik awan gelap. Aroma pohon nipis menyerbak. Waktu bergulir, jam demi jam berlalu. Tapi puncak itu belum nampak. “Allahu Akbar!” Hanya kalimat takbir yang silih berganti lah pemompa tensi semangat kami. Perlahan cahaya menyeruak di kaki langit. Sebentar lagi, puncak itu kami takluki.

Read More »

Dalam Rinai

Dalam setiap fragmen kehidupan ini, selalu saja ada yang datang dan pergi. Terkadang datang lalu pergi selamanya. Ada juga yang pergi sejenak lalu datang kembali. Tapi yang datang malam ini adalah tamu yang selalu konsisten. Rutin sejak aku lahir ke dunia ini. Rinainya terkadang menyejukkan kalbu. Kerap juga melelapkan karena syahdunya.
Malam ini cumbuannya terasa sangat lembut di atas kulit. Membawa nuansa kontemplatif. Diri ini terbawa dalam perjalanan masa lampau. Saat waktu berbeda, tapi rinai itu selalu sama.

Read More »

SNMPTN

Assalamu’alaikum

SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) baru saja berlalu. Sekitar 150.000 siswa diterima di PTN pilihan mereka. Padahal pendaftarnya sampai 850.000 siswa, orang semua tuh. Dan disini ane pengen share pengalaman ane kemarin, insyaa Allah bermanfaat lah.

SNMPTN 2015 memang baru di launching sekira bulan Februari. Tapi ane telah mempelajari dan meneliti (ceilah) seleksi ini sejak di kelas XI. Sehingga ane memang sudah tahu seluk beluknya ketika mendaftar. Ane pelajari sistemnya, peluangnya, strategi lulusnya, juga baca review dari orang yang sudah pernah lolos sebelumnya. Lolos PTN tanpa tes? Siapa yang ga mau bre?

Read More »

SMA, Je me souviens!

Assalamu’alaikum

SMAN 9 Binsus Manado. Tak terasa hampir genap tiga tahun ane menimba ilmu di sekolah ini. Tiga tahun yang tidak akan terulang. Namun semua rekam suka dan duka itu akan tetap terpatri. Katanya, masa-masa SMA adalah masa yang terindah. Bagi ane, 6 semester ini adalah masa ‘nano-nano‘. Segala tingkah konyol, gokil, absurd, keren, epik, ada lah! Dari bolos, kabur pas upacara, males bikin tugas, milih tidur di musholla daripada masuk kelas, ambisi, apatis, aktif, ikut berbagai lomba, semua dijabanin. Pun kita melewati masa pembentukan. Di ambang masa kita menyandang status siswa ini, kita melalui periode pendewasaan diri , pematangan intelektual dan emosional, bahkan spiritual, dimana kita akan menemukan jati diri kita. Menentukan target-target hidup di masa depan guna mempersiapkan diri ke bangku perkuliahan dan terjun ke masyarakat.

Read More »

Cibubur, Saksi Ikrar Ini

Assalamu’alaikum

Sesuai janji ane di post sebelumnya, jadi disini ane bakal share tentang keikutsertaan ane di Perkemahan Rohis SMA/SMK Nasional 11-15 Nopember 2014 di Buper Cibubur, Jaktim. Kegiatan ini adalah salah satu program dari Kementerian Agama RI untuk perwakilan pengurus-pengurus Rohis di tiap-tiap provinsi sebagai ajang silaturahim dan berbagi. Total pesertanya kurang lebih 1000-an siswa SMA/SMK plus para pembina pendamping tiap provinsi. Dari beberapa kegiatan nasional yang ane ikuti, kegiatan ini yang paling asik karena berbeda dengan kegiatan pada umumnya, yang pesertanya sekamar sama kontingennya, disini kita diatur sedemikian rupa sehingga sekamar (baca: setenda) sama peserta dari kontingen lain. Jadi, kita berenam di tenda semuanya beda provinsi, kita belajar bahasa daerah baru, budaya baru, dan saling share, pokoknya asik, kocak.

Read More »

Pengalaman Jamnas (2-Habis)

Assalamu’alaikum

Di post kali ini ane bakal melanjutkan tentang pengalaman ane di Jamnas IX 2011. Sebelumnya, ane sempat posting di Pengalaman Jamnas (1) dan post ini adalah lanjutannya.

Setelah perjalanan darat selama 9 jam, dipotong istirahat 1 jam untuk registrasi, akhirnya kita nyampe di Bumi Perkemahan Teluk Gelam, OKI sekitar pukul 12 malam. Suasananya tuh gelap banget (ya iyalah orang malem) dan sepi, karena belum semua kontingen yang tiba di lokasi. Setelah gotong royong mindahin barang-barang dari bis, kita semua jadi ngantuk massal. Ga kondusif banget kalo tengah malem gitu kita masang tenda, jadi pembina memutuskan kita istirahat dulu di home stay pembina Sulut. Home stay-nya itu adalah rumah panggung yang pastinya ga bakal cukup buat hajat tidur 32 orang. Alhasil, kita yang laki-laki mengalah. Pembina dan perempuan tidur di dalam rumah, sedangkan kita tidur di kolong (baca: aspal) rumah panggung. Sumpah itu dingin. Bahkan sampe ada yang ngompol, wkwk.

Read More »