Perkara Nama

Assalamu’alaikum

Nama adalah doa. Karenanya para orangtua selalu memberi nama terbaik kepada anaknya. Dengan harapan nama tersebut menjadi untaian doa bagi kehidupan sang anak.

Berbicara tentang nama selalu menarik bagi ane. Mamah sering bercerita bagaimana ia menulis daftar nama-nama pilihan di buku harian menjelang kelahiran anak pertamanya.
Sampai akhirnya ane lahir dan dipilihlah sebaria nama yang dianggap terbaik: Haratdzul Ichsan Jushar. Nama ini murni sumbangan ide mamah. Tanpa ada intervensi dari kakek, nenek, om, tante, dan saudara lainnya. Sedangkan ayah bukanlah orang yang terlalu ribet. Ia setuju dengan ide mamah tersebut.

Mengenai nama, ane juga cukup sering mendapat pertanyaan tentang arti nama ane. Dari guru SD sampai sekarang kuliah, sesaat ketika pembacaan daftar hadir pertama kali, kerap timbul pertanyaan “arti namanya apa?”

Haratdzul. Adalah salah satu sebab rasa bersyukur ane karena ini bukanlah nama biasa. Bahkan sangat sangat jarang dijumpai nama serupa. Dari TK sampai SMA, bahkan sekarang, jarang sekali seorang guru yang baru bersua dapat membaca nama ane dengan jelas sekali hela nafas. Gatau kenapa selalu ada kekeliruan kecil yang menyebabkan kesalahan ucap nama dan menghasilkan gelak tawa teman sekelas. Tapi ane tetap bangga. Nama ini bukan nama pasaran hahaha.
Kata mamah, asal nama ini adalah hasil modifikasi dari nama bukit di Timur Tengah. Nama itu didapati saat mamah lagi baca sebuah koran. Jelasnya ane lupa nama asli bukit tersebut.
Masih kata mamah, “Haratdzul” ini menjadi sebuah akronim dari “harapan” dan “dzulhijjah”. Karena ane emang lahir di bulan Dzulhijjah.

Ichsan. Artinya kebaikan. Walaupun sebenarnya kalau merujuk bahasa Arab, yang lebih tepat adalah “Ihsan”. Tapi nama tetaplah nama. Gaada tools ‘Peninjauan Kembali’ buat masalah ini.
Terkadang, ayah ane suka manggil dengan sebutan “Hasan”. Singkatan dari “Haratdzul Ichsan” ujarnya. Ya masih masuk akal juga sih.. walaupun ane agak kurang sreg haha.

Jushar. Ini adalah nama kakek ane. Seluruh saudara dari ayah make nama ini sebagai nama belakang. Dan ane juga masuk hitungan.
Jadi, secara keseluruhan mungkin orangtua ane ingin berdoa agar anaknya dapat menjadi harapan kebaikan yang lahir di bulan Dzulhijjah. Sebuah doa yang luhur. Karena perkara kebaikan ini sangat abstrak. Terlampau banyak cara untuk menggapai kebaikan tersebut. Semoga ane selalu dikuatkan untuk menapaki jalan menuju kebaikan tersebut, insyaa Allah.

Wassalamu’alaikum

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s